Sejahtera tak harus merusak.

So…tadi malam kepikiran aja soal report di Jakpost dan gw ngetwitt panjang lebar. Kok kayanya asik, jadi gw pindahin ke sini aja

Oke…media yang ngeliput soal teguran Sby ke pemda soal ijin tambang kok Jakpost doank yak.

Dari yang awalnya 400an ijin tambang di 2009, meningkat jadi 10000an ijin di 2012. alasannya karena otonomi daerah.

otonomi daerah itu dah ada sejak 2000. kalo tahun 2009 itu periode ke 2 sby #eh

tapi ga rame ya di tv 😀 RT @_bje: Tempo jg

Jadi, awal Sby mengeluarkan teguran ini karena banyaknya konflik antara penduduk dengan penambang. bukan karena efek lingkungannya

ya, tambang emang gampang menghasilkan uang. buat siapa? di Sanggau, penambang bauksit cuma dapat gaji 700an ribu per bulan

minyak, gas, batubara dan logam mulia bisa lebih besar. tapi skillnya juga yang lebih ahli donk

nih, sumber dari Jakpost. SBY warns of time bomb in RI mining | The Jakarta Post http://www.thejakartapost.com/news/2012/08/08/sby-warns-time-bomb-ri-mining.html#.UCLY3Hz9OHY.twitter …

According to the ministry’s latest data, of the total 10,566 currently active mining permits, only 4,626 had obtained clean-and-clear status

Di Kalbar, ada daerah namanya Monterado, bekas tambang emas Belanda. Sudah jadi semacam gurun pasir. Sungainya penuh mercuri

Itu dari segi lingkungan. Sosial masyarakatnya? Tetep gitu-gitu aja

Emang tambang lumayan menghasilkan. Tapi efeknya bukan cuma lingkungan. Ketika tambang sudah habis, masyarakat kehilangan penghasilan

Contoh populer bisa diliat di film laskar pelangi. Ada kesenjangan sosial sosial. Jarak si kaya dan miskin memicu kriminal

Selain tambang, sektor lain yang lumayan merusak alam dan ga bisa dibenahi itu kelapa sawit.

Di tahun 2008 juga, Kelapa Sawit dari Indonesia sempat di blacklist karena adanya laporan Greenpeace

How Sinar Mas is expanding its empires of destruction | Greenpeace International http://act.gp/KJwkSJ  via @Greenpeace

Awalnya gw kesel, ngeliat NGO luar sok-sokan nyampurin urusan Indonesia. Bikin perekonomian ancur. Tapi habis liat report mereka, jd mikir

Bukan apa-apa ya, kelapa sawit di daerah gw udah berkembang dari tahun 80an, mungkin lebih tua. Jadi efeknya kerasa pasca blacklist

solusi? bisa dilihat –> Good Oil – interactive story about a solution to industrial scale oil palm plantations http://bit.ly/T2nz6W 

Oh ya, selain Tambang, Kelapa Sawit, bisa dicek juga Green Economy. Konsep dimana negara besar tidak harus menjaga lingkungannya…

…tapi kemudian mengganti tanggung jawabnya dengan “membeli” lingkungan hijau di negara lain. Indonesia contohnya

Not everyone knew about it dear. Just a reminder RT@MentariDewinta: This one had been fixed up just few time after the warning from GP

Nambahin soal tambang. China adalah salah satu negara yang disorot karena kebutuhan industrinya.Tapi, mereka impor batubara

Tambang yang mereka tawarkan adalah logam mulia untuk instrumen elektronika. Dan itu ga boleh keluar China.

Akhirnya, banyak perusahaan industri Teknologi Informasi buka cabang ke China.

Tanpa bisnis merusak lingkungan, Indonesia masih punya pertanian, laut, juga pariwisata. Masih bisa lah kaya dari sana.

Pemerintah ga usah ribet ngapa-ngapain udah bisa jalan. Orang kita ga bego-bego amat kok.

Sri Sultan HB IX pernah bilang ke bupati se Djogja “Apapun yang terjadi, utamakan pembangunan jalan…”

“…dan rakyat yang akan meramaikannya” Bisa diliat sekarang hikmah dari apa yang disampaikan Sri Sultan HB IX di Jogja

Sepele kan? cuma jalan. Dan itu masih jadi masalah di luar jawa sampai sekarang.

Gw ikutan greenpeace? Sori, gw pragmatis. Dulu gw juga ngiler liat bisnis tambang sama kelapa sawit.

Dan gw ga suka konsep “wah” yang mereka tawarkan. Beda negara, beda cara. Dan negara donor masih suka memaksa

Ga perlu idealisme tinggi buat peduli. Cukup buat diri mau ngeliat sekitar, dan sadar.

Idealisme buta itu bikin orang menutup mata sama perubahan. Ga soal lingkungan, sosial, ekonomi, budaya dan lain-lain

Bikin orang ga bisa liat kenyataan, dan bergelung sama impian. Ga bisa menggabungkan dan berpikir secara tenang

Ujung-ujungnya, menciptakan pembenaran sepihak dan mencari ruang untuk mencari-cari kesalahan.

Sorry, kalau masih kasar. Besok-besok dirapiin

Advertisements

4 thoughts on “Sejahtera tak harus merusak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s